Archive

Archive for March, 2009

Inflammatory Breast Cancer

March 31st, 2009 Comments off

chineseRekan semua, satu lagi jenis kanker payudara yang gejalanya bukan berupa benjolan sebagai mana terjadi pada kanker payudara pada umumnya. jenis kanker payudara ini bersifat menyerang pembuluh getak bening dan menimbulkan peradangan payudara. Apakah kanker ini? Apa gejala dan bagaimana penanganannya? Berikut uraiannya…

Inflammatory breast cancer merupakan bentuk akselerasi atau percepatan kanke payudara yang biasanya tidak terdeteksi oleh mammogram atau USG.

Merupakan jenis kanker payudara yang jarang terjadi, hanya berkisar 1% – 3% dari seluruh kejadian kanker payudara. Penderita akan mengalami pembekakan dan peradangan payudara. Hal ini disebabkan oleh sel kanker yang menyumbat pembuluh limfe (getah bening) yang ada di bawah kulit payudara.

Read more…

Paget's Disease of the Nipple

March 31st, 2009 Comments off

my-boobiesRekan semua,  pada tulisan ini saya akan menguraikan jenis kanker payudara yang muncul  bukan di bagian dalam payudara, namun di kulit payudara khususnya areola dan puting. Anda pernah mendengar Paget-s disease? Yuk, kita simak bersama…

Paget’s disease puting payudara muncul dalam bentuk penyakit kulit eksim (eczematous) yang menyerang areola dan puting. Muncul pada payudara wanita yang biasanya juga penderita invasive intraductal carcinoma. Paget’s disease muncul sekitar 1% – 2% dari seluruh kejadian kanker payudara.

Penyakit ini dimulai dengan timbulnya rasa gatal, serta sensasi seperti ditusuk-tusuk dan terbakar di salah satu puting. Paget’s disease biasanya bersifat unilateral atau hanya terjadi pada salah satu payudara. Area yang terserang eksim kemudian akan menjadi borok, mengerak, dan  pecah-pecah, diikuti keluarnya cairan bercampur darah dari puting. Batas borok (luka) jelas sangat terlihat  dengan bentuk tak beraturan. Puting akan tertarik ke dalam atau berubah bentuk.

Read more…

Tubular Carcinoma

March 31st, 2009 Comments off

hands-aroundRekan semua, masih tentang kanker di saluran susu, satu jenis lain yang akan saya uraikan dalam tulisan ini. Tubular carcinoma, nama yang didasarkan pada bentuk sel kankernya. Apa saja yang rekan semua perlu ketahui? Mari kita simak bersama…

Tubular carcinoma merupakan satu jenis dari kanker payudara invasive ductal carcinoma. Nama tubular diambil dari tampilan mikroskopis, dimana sel kanker berbentuk tabung kecil. Tubular carcinoma cenderung kecil, estrogen-receptor positive, HER2/neu negative. Pada beberapa kasus, sel kanker tubular tercampur dengan sel kanker ductal (di saluran susu) dan lobular (kelenjar susu), yang akan menghasilkan diagnosis tumor gabungan.

Tubular carcinoma atau juga disebut tubular breast cancer, TC, tubulolobular – TLC (jika gabungan dengan kanker lobular – kelanjar susu), terjadi sekitar 2% dari seluruh diagnosis kanker payudara. Pasien penderita tubular carcinoma biasanya berusia 50 tahun ke atas.

Read more…

Mucinous Carcinoma of the Breast

March 31st, 2009 Comments off

shoulderRekan semua, saya lanjutkan kembali tulisan mengenai satu jenis lain dari kanker payudara yang berkategori ductal carcinoma, kanker yang muncul di saluran susu. Apa saja gejalanya? Bagaimana penanganannya? Berikut uraian singkatnya…

Mucinous carcinoma payudara — atau kadang juga disebut colloid carcinoma – merupakan satu bentuk dari invasive ductal carcinoma, seperti juga medullary carcinoma yang saya uraikan sebelumnya. Mucinous carcinoma terjadi 2-3% dari seluruh kejadian kanker payudara.

Mucinous (colloid) carcinoma merupakan salah satu tipe kanker payudara invasive yang terbentuk atas sel kanker dalam payudara yang memproduksi cairan/lendir/mukus/mucous. Cairan atau lendir ini mengandung sel kanker payudara yang secara mudah dapat dibedakan dari sel normal dan sehat ketika diperiksa di bawah mikroskop.

Read more…

Breast Medullary Carcinoma

March 19th, 2009 Comments off

blackRekan semua, kali ini saya menulis tentang satu jenis kanker payudara invasif yang disebut medullary carcinoma. Sama dengan invasive ductal carcinoma (IDC)medullary carcinoma, berawal dari sel kanker yang berkembang di dalam saluran susu.  Apa tanda dan gelajanya serta bagaimana diagnosis dan penanganannya. Kita simak bersama yuuk…

Medullary carcinoma payudara merupakan bentuk kanker payudara invasif yang jarang terjadi. Kanker ini merupakan satu jenis dari  invasive ductal carcinoma (IDC). Nama medullary diambil dari warnanya yang mendekati warna jaringan otak yang disebut medulla. Berawal di saluran susu, sel kanker yang besar terlihat sangat berbeda dengan sel normal dan sehat. Sel medullary carcinoma menderung membuat batas yang jelas antara tumor dengan jaringan sehat di sekitarnya.  Tumor medullary carcinoma terlihat jelas pada hasil mamografi.

Read more…

Invasive Ductal Carcinoma (IDC)

March 16th, 2009 Comments off

blackpantyRekan semua, kanker payudara invasif pada salurun susu (invasive ductal carcinoma) ternyata memiliki tingkat keganasan dan prevalensi (tingkat kejadian) lebih tinggi dari kanker payudara invasif di kelenjar susu (invasive lobular carcinoma) yang telah saya tuliskan dalam artikel terdahulu. Bagaimana detilnya, apa tanda-tandanya, juga bagaimana diagnosis dan pengobatannya? Yuk simak tulisan berikut ini…

Invasive Ductal Carcinoma, juga dikenal sebagai IDC atau Infiltrating Ductal Carcinoma atau Carcinoma of No Special Type (NST) atau Not Otherwise Specified (NOS), merupakan kanker payudara yang paling umum terjadi. IDC terjadi 65%-80% dari seluruh kejadian kanker payudara. IDC berawal dari saluran susu dan menyerang jaringan payudara di sekitarnya. Jika tidak ditangani pada stadium awal, IDC dapat menjalar ke bagian tubuh lain melalui system aliran darah dan limfatik.

Read more…

Invasive Lobular Carcinoma (ILC)

March 13th, 2009 Comments off

ilust-maluuuRekan semua, jika dalam dua tulisan terakhir saya membahas dua tipe kanker payudara berkategori non-invasif.  Pada tulisan kali ini saya akan membahas satu jenis kanker payudara yang bersifat invasif. Dibandingkan dengan dua kanker terdahulu,  kanker ini lebih berbahaya karena pertumbuhan sel kanker yang lebih cepat dan telah keluar dari kelenjar susu dimana pertama kali sel kanker ini tumbuh. Invasive lobular carcinoma (ILC) merupakan perkembangan dari lobular carcinoma in situ (LCIS) . Bagaimana detilnya? Yuk kita simak bersama…

Invasive lobular carcinoma atau juga sering disebut sebagai infiltrating lobular carcinoma, merupakan satu tipe kanker payudara yang berawal di kelenjar susu (lobules) dan kemudian menyerang jaringan disekitarnya. Sekitar 20.000 wanita didiagnosis terkena kanker payudara tipe ini setiap tahun di Amerika Serikat. Dari seluruh kejadian kanker, kejadian ILC mencapai 15% – 20%.

Dibandingkan dengan kanker payudara invasive lainnya yang umum terjadi yaitu invasive ductal carcinoma (IDC), Invasive Lobular Carcinoma lebih sulit terlihat pada mammogram. Meski ILC cenderung membesar saat didiagnosis, secara umum memiliki bentuk yang tidak menyeramkan dibandingkan IDC.

Secara fisik ILC akan muncul bukan dalam bentuk benjolan, tapi berupa penebalan area di payudara anda. Sel ILC cenderung akan merusak lobule dan kemudian menyerang jaringan payudara di sekitarnya dengan membuat bentuk semacam jaring-jaring. Area yang terserang akan memiliki tekstur yang berbeda dari jaringan payudara yang normal, dan cenderung tidak menajdi massa yang terpisah.

Read more…

Ductal Carcinoma In Situ (DCIS)

March 10th, 2009 Comments off

duduk-pegang-kakiRekan semua, pada tulisan sebelumnya, saya telah uraikan kanker non-invasif yang berkembang dalam kelenjar susu yang disebut Lobular Carcinoma In Situ (LCIS). Pada tulisan kali ini, saya akan mengupas tentang satu jenis lain dari kanker payudara non invasif lainnya. Kanker ini tumbuh berkembang dalam saluran susu dan disebut Ductal Carcinoma In Situ (DCIS). Apa saja tanda dan gejalanya? Diagnosa dan penanganannya? Yuk kita simak bersama…

Merupakan tipe kanker payudara non-invasif yang paling umum terjadi, DCIS seringkali terdeteksi pada mammogram sebagai microcalcifications (tumpukan kalsium dalam jumlah kecil). Dengan deteksi dini, rerata tingkat bertahan hidup penderita DCIS mencapai hampir 100%, dengan catatan, kanker tidak menyebar dari saluran susu ke jaringan lemak payudara dan bagian lain dari tubuh. Terdapat beberapa tipe DCIS. Sebagai contoh, ductal comedocarcinoma, yang merujuk pada DCIS dengan necrosis (area dengan sel kanker yang mati atau mengalami degenerasi).

Read more…

Lobular Carcinoma In Situ (LCIS)

March 7th, 2009 Comments off

kanker-2-tetekRekan semua, satu persatu jenis kanker payudara akan saya uraikan dalam beberapa tulisan ke depan. Mungkin anda masih ingat pada tulisan saya terdahulu, bahwa Kanker payudara berdasar sifatnya serangannya, terbagi menjadi 2 (dua), yaitu kanker payudara non-invasif dan kanker payudara invasif.

1. Kanker Payudara Non-Invasif
Sel kanker terkunci dalam saluran susu dan tidak menyerang lemak dan jaringan konektif payudara di sekitarnya. Ductal carcinoma in situ (DCIS), merupakan bentuk kanker payudara non-invasif yang paling umum terjadi (90%). Lobular carcinoma in situ (LCIS) meski lebih jarang, justru perlu lebih diwaspadai karena merupakan tanda meningkatnya risiko kanker payudara.

2.Kanker Payudara Invasif
Sel kanker merusak saluran dan dinding kelenjar susu serta menyerang lemak dan jaringan konektif payudara di sekitarnya. Kanker dapat bersifat invasif (menyerang) tanpa selalu menyebar (metastatic) ke simpul limfe atau organ lain dalam tubuh.

Pada tulisan kali ini saya mulai dengan satu jenis kanker payudara non-invasif yang disebut Lobular Carcinoma In Situ (LCIS).

Read more…

Faktor Risiko Kanker Payudara

March 4th, 2009 Comments off

pegang2-tetekRekan semua, kanker payudara memiliki potensi muncul khususnya pada wanita yang memiliki faktor risiko tertentu. Apakah sajakah itu? Berikut tulisannya…

Faktor risiko menurut Moningkey dan Kodim, penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui, tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya:

1. Faktor reproduksi
Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas, menarche pada umur muda, menopause pada umur lebih tua, dan kehamilan pertama pada umur tua. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. Diperkirakan, periode antara terjadinya haid pertama dengan umur saat kehamilan pertama merupakan window of initiation perkembangan kanker payudara. Secara anatomi dan fungsional, payudara akan mengalami atrofi dengan bertambahnya umur. Kurang dari 25% kanker payudara terjadi pada masa sebelum menopause sehingga diperkirakan awal terjadinya tumor terjadi jauh sebelum terjadinya perubahan klinis.

Read more…