Home > Implan Payudara, Tentang Payudara > Mau Dipasang Di Mana, Mbak?

Mau Dipasang Di Mana, Mbak?

January 19th, 2010

implan11Rekan semua, masuk pada artikel ketiga dari artikel serial implan payudara, saya akan menguraikan tentang pilihan dimana implan akan dipasang. Terdapat 3 (tiga) pilihan penempatan implan payudara. Dan ternyata akan berpengaruh terhadap penampilan baru payudara.

Dimana implan dapat dipasang?  Adakah risiko kegagalannya? Bagaimana perbaikannya?

Yuuk segera kita simak bersama…

Satu faktor yang paling penting kesuksesan proses pembesaran payudara adalah penempatan implan payudara secara benar. Terdapat tiga cara penempatan implant, agar seorang wanita mendapatkan ukuran payudara yang lebih besar, yaitu:

  1. Subglandular
  2. Subpectoral
  3. Submuscular

Subglandular,  implan ditempatkan tepat dibelakang kelenjar susu (mammary glands) dan di depan otot. Penempatan tipe ini membutuhkan pembedahan yang paling sederhana dan penyembuhannya pun akan cepat. Wanita olahragawan akan lebih memilih cara penempatan implan  ini karena mencegah terjadinya otot dada yang mengencang yang akan mengganggu performa di lapangan.

Subglandular Implant Placement

Subglandular Implant Placement

Kelemahan dari cara penempatan implan ini adalah meningkatnya potensi terjadinya capsular contracture, sebuah kondisi dimana terjadi respon abnormal system kekebalan tubuh karena adanya benda asing. Kondisi tersebut juga meningkatkan potensi kegagalan implan.

capsular

Hal ini terjadi karena hanya daging dan kelenjar yang memisahkan implan dari dunia luar tanpa ada yang menahan lebih kuat. Bergantung kondisi dan banyaknya jaringan payudara yang ada, implan kadang “berkerut-kerut” dan dapat terlihat luar.

rippling

Subpectoral, implan diletakkan di bawah otot pektoralis mayor. Implan seperti tertutup oleh struktur otot pektoralis. Cara alternatif ini mampu mereduksi risiko terjadinya capsular contracture, namum kondisi implan berkerut masih dapat terlihat.

Subpectoral Implant Placement

Subpectoral Implant Placement

Untuk perbaikannya, dokter membutuhkan waktu lama dan bagi pasien juga lebih menyakitkan karena dokter harus memanipulasi otot pektoralis.  Juga, karena adanya pembengkakan, maka butuh waktu lebih lama untuk proses pemulihan posisi implan dan penampilan yang alami.

Wanita dengan capsular contrancture dengan garis rencana revisi

Wanita dengan capsular contrancture sebelum dan sesudah revisi. Menurut saya tetap saja jelek...:(

Jika pembesaran payudara dilakukan pada payudara yang melorot (sagging breast), cara penempatan implan ini kurang pas. Karena implan hanya terbungkus otot secara parsial (tidak secara keseluruhan), sehingga berat cairan tidak tertopang dengan baik.  Pada wanita dengan payudara melorot, implan akan turun dan membentuk dua “gundukan” di payudara.

Submuscular, cara penempatan implan yang lebih kuat karena letaknya yang di belakang dinding otot dada. Implan diletakkan di belakang otot pektoralis mayor dan di belakang jaringan konektif atau supporting fascia dan kelompok otot non-pektoralis.

implant-placement3

Submuscular Implant Placement

Cara penempatan implan submuscular cenderung menguntungkan, terutama saat seorang wanita melakukan mamografi karena letak implan yang seluruhnya berada di belakang area yang harus diperiksa, sehingga tidak mengganggu hasil yang diinginkan.

Sama dengan subpectoral, jika terjadi ketidakberesan, perbaikan membutuhkan waktu operasi, juga masa pemulihan yang lama karena payudara akan mengalami pembengkakan.

Tahu risiko awalnya saja, saya sudah menggelengkan kepala….
Bagaimana dengan anda, rekan-rekan tercinta?

Oke, rekan semua, pada artikel selanjutnya, kita bersama akan mengetahui prosedur pembedahan untuk meletakkan implan ke payudara.

Sabar menunggu, kan?? :)

Sumber : http://health.howstuffworks.com

Implan Payudara, Tentang Payudara ,





Comments are closed.