Payudara Tidak Berkembang? Kemungkinan Hipoplasia
Rekan semua, breast hypoplasia atau sering juga disebut breast hypomastia, merupakan kondisi dimana satu atau kedua payudara tidak pernah dewasa atau bertumbuhkembang tidak sebagaimana mestinya. Hypomastia sendiri dapat terjadi karena beberapa sebab, yang sebagian belum dapat dipastikan. Namun yang jelas, kondisi hypomastia ini akan berpengaruh terhadap kondisi emosional penderitanya, sehingga tidak jarang kemudian penanganan medis dilakukan untuk membuat bentuk payudara menjadi lebih harmonis terhadap tubuh secara keseluruhan.
Lebih jauh tentang hipoplasia atau hipomastia payudara ini akan saya uraikan dalam artikel kali ini. Semoga bermanfaat!
Kondisi Hipoplasia
Penderita hipoplasia akan memiliki payudara yang tidak akan berubah menjadi payudara wanita dewasa. Proses yang normal terjadi tidak muncul saat seorang gadis memasuki masa pubertas, sehingga bentuk dadanya tetap seperti anak-anak.

Hipoplasia di kedua payudara (wanita usia 22 tahun)
Hipomastia jika terjadi pada kedua payudara, dapat berpengaruh pada kemampuan fungsinya sebagai satu organ sensual. Hipomastia pada sebagian wanita juga berpengaruh terhadap kemampuan menyusui. Namun banyak juga wanita, meski dengan payudara yang “tidak pernah dewasa” dengan fungsi kelenjar susu yang “terbatas” tetap mampu menyusui secara normal.
Penyebab Hipoplasia Payudara
Hipoplasia dapat terjadi sebagai akibat kondisi kurangnya jumlah hormon dalan tubuh seorang gadis. Jika diketahui saat awal pertumbuhan payudara, terapi hormon dapat menjadi solusi, dan diharapkan payudara akan terpacu untuk cepat berkembang menjadi payudara dewasa.

Hipoplasia di salam satu payudara, atau disebut Asimetrical Breast
Hipomastia juga dapat terjadi karena berbagai ketidak normalan tubuh, yang mengarah pada terjadinya ketidakmampuan tubuh “mendewasakan” payudara. Hipomastia juga dapat terjadi sebagai akibat adanya kerusakan jaringan karena trauma atau luka, sehingga merusak bintil bakal payudara. Struktur payudara sangat rapuh saat masih gadis, sehingga payudara gadis harus dijaga agar tidak terjadi kerusakan. Penyebab lain masih belum jelas, dimana sebagian pasien tidak menunjukkan penyebab khusus mengapa payudara mereka tidak pernah tumbuh dengan normal.
Jika hypoplasia terjadi di salah satu payduara dan bila perbedaan antara kedua payudara tersebut melebihi 1 ukuran cup bra, maka kondisi ini disebut asimetrical breast atau payudara simetris.
Penanganan Hipoplasia Payudara
Terapi hormon dapat diberikan namun harus dibawah pengawasan dokter ahli untuk menekan sekecil mungkin munculnya efek samping, khususnya pada pasien muda usia. Tetapi banyak juga wanita dengan kondisi hipoplasia ini memilih untuk memasang implant payudara untuk mendapatkan bentuk payudara normal.
Sumber:
http://www.tennesseebreastcenter.com
http://www.breast-plastic-surgery.org







